Gaya Hidup Kekinian Banyak Sebabkan Kanker | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Selasa | 12 September 2017 | 14:22 WIB

GAYA HIDUP

Gaya Hidup Kekinian Banyak Sebabkan Kanker

Redaksi - FRONTROLL.COM
Gaya Hidup Kekinian Banyak Sebabkan Kanker
FRONTROLL.COM,- Negara Jepang terkenal dengan penduduknya yang berumur panjang.Ini karena gaya hidup sehat yang dijalani rata-rata penduduk Jepang. Namun perlahan, pola hidup sehat tersebut tergerus. Penduduk Jepang saat ini pun lebih banyak memilih mengonsumsi makanan cepat saji, sehingga kanker, juga mulai banyak diidap penduduk Jepang.

Meski belum menjadi perhatian khusus di Indonesia, kanker saluran cerna memiliki tempat yang dominan di Jepang. Hal tersebut, memang berawal dari hadirnya bakteri di saluran cerna yang semakin menumpuk.

"Kanker saluran cerna mencakup usus besar dan lambung. Dia memang diakibatkan 90 persennya dari kuman bernama helicobacter pylori. Tapi, angkanya yang semakin meningkat, diklaim karena adanya perubahan gaya hidup," ujar spesialis penyakit dalam, Dr. dr. Ari Fahrial Syam MMB, SpPD-KGEH, di RSCM, Jakarta, Senin 11 September 2017.

Di Jepang, masyarakatnya sendiri mulai meninggalkan makanan sehat yang dikonsumsi oleh orang-orang terdahulunya. Sekarang, masyarakatnya lebih mudah menemukan makanan cepat saji dibandingkan makanan rumahan yang minim lemak.

"Kanker saluran cerna, khususnya usus besar, menjadi yang paling tinggi saat ini di Jepang karena perubahan gaya hidupnya yang ke arah barat. Makanannya lebih mementingkan fast food dan tinggi lemak," papar Ari.

Tidak hanya itu, kurangnya asupan sayur juga diklaim membuat produksi serat menurun, sehingga turut memicu kanker saluran cerna. Bahkan, masyarakat yang mengkonsumsi makanan secara terburu-buru, turut memicu terjadinya kanker usus besar.

"Gaya makannya yang cenderung terburu-buru dan kurang sayur, seharusnya bisa diminimalisir. Tidak sedikit juga masyarakat yang minim olahraga dan malas gerak," kata dia.
BERITA LAINNYA
  • Tokoh Tenar di Balik Saracen

    NASIONAL | 25 September 2017 22:43 WIBJakarta - Polisi meyakini ada tokoh tenar dan partai politik tertentu di balik kiprah Saracen, sindikat yang dituduh menyebarkan fitnah dan berita bohong lewat situs berita dan media
  • Trump Menyatakan Perang Dengan Korut

    INTERNASIONAL | 25 September 2017 22:31 WIBRi Yong-ho, Menteri Luar Negeri Korea Utara, membuat klaim mengejutkan di New York Dia mengatakan seluruh dunia harus 'ingat dengan jelas bahwa itu adalah AS' yang mengumumkan
  • Inilah Cara BEI Dorong Startup Melantai di Pasar Modal

    EKONOMI | 25 September 2017 20:31 WIBPT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong agar perusahaan-perusahaan rintisan (startup) bisa mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia. Untuk mendorong hal tersebut, BEI yang juga didukung
  • Film Ini Mewakili Indonesia di Ajang Oscar

    GAYA HIDUP | 25 September 2017 18:55 WIBSejak tahun 1984, setiap tahunnya Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) mengirimkan sebuah film di ajang Oscar. Kali ini, film Turah garapan Wicaksono Wisnu Legowo dipercaya bisa menjadi senjata