7 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Backpaker | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Selasa | 12 September 2017 | 14:45 WIB

PARIWISATA

7 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Backpaker

Redaksi - FRONTROLL.COM
7 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Backpaker
FRONTROLL.COM,- Banyak dari kita yang ingin melakukan perjalanan wisata berharap mendapatkan pengalaman unik saat menjelajahi tempat baru. Namun, terkadang banyak dari keinginan tersebut berakhir tak terpenuhi, karena kurangnya dana dan jadwal perjalanan yang padat.

Kegagalan itu pun sering membuat liburan kita berantakan. Salah satu pembawa acara TV, Fun Taiwan, Janet Hsieh, menyebutkan ada beberapa kesalahan yang biasanya dilakukan oleh orang saat bepergian.

Berikut ini beberapa kesalahan yang sering dilakukan namun tidak sering disadari, seperti dilansir dari laman Indiatoday, Selasa 12 September 2017.  

1. Terlalu berpedoman pada rencana yang dibuat.

Ini mungkin salah satu faktor paling umum yang cenderung memengaruhi pengalaman perjalanan kita. Waktu berlibur yang singkat dan dana yang terbatas membuat kita tidak dapat mengeksplorasi tempat wisata secara maksimal.  

2. Kurangnya rasa ingin tahu

Jangan datang ke suatu tempat baru hanya untuk melakukan hal yang sama atau makan menu yang sama. Eksplorasi tempat baru pada destinasi wisata yang dikunjungi.

3. Kurangnya keinginan untuk mengeksplorasi kehidupan lokal

Sebagian besar dari kita akhirnya menjadi turis yang hanya mengunjungi atraksi yang terdaftar atau makan di kafe yang populer di tempat itu. Padahal kita bisa tahu potensi tempat-tempat tersebut jika kita dapat menanyakan langsung kepada warga setempat.

"Mulailah percakapan, tanya mengenai arah, dapatkan saran untuk restoran setempat. Mintalah seorang lokal berfoto untuk Anda,'' kata Hsieh.

4. Terlalu banyak mengambil gambar

Semakin meningkatnya kegemaran seseorang dalam mengambil gambar dan mengabadikannya dalam akun media sosial pribadi membuat orang lebih terobsesi untuk mendapatkan gambar yang baik untuk di-posting.

"Sebaiknya kita dapat merasakan secara langsung momen-momen berharga tersebut," ucap Hsieh.

5. Terlalu banyak bawa barang bawaan

Kita sudah familiar dengan kerumitan seperti ini dan inilah saatnya kita belajar dari kesalahan kita. Bawalah barang-barang yang Anda butuhkan saja.

''Anda bisa menggunakan pakaian dua kali. Anda pun dapat mencuci celana jika Anda sudah kehabisan stok celana. Sangat menyenangkan berbelanja di pasar lokal, dan melihat produk atau pakaian yang dipakai oleh orang lokal," kata Hsieh.

6. Tidak adanya bukti pemesanan

Ada baiknya Anda dapat mencetak beberapa bukti pemesanan baik berupa tiket perjalanan atau kamar hotel. Ini dimaksudkan untuk menghindari sulitnya sinyal data pada suatu daerah, ketika Anda melakukan pemesanan secara online.

"Ini akan memudahkan untuk menemukan kamar yang Anda tempatkan atau jumlah pemesanan Anda. Karena itu melindungi Anda dari kesulitan dalam mengakses informasi penting semacam itu,'' kata seorang traveler Lan Nguyen Ngoc.

7. Kurangnya tabungan

Hal yang paling penting dalam melakukan perjalanan wisata adalah melakukan perencanaan sebelumnya, ini pun membantu Anda sehingga Anda tidak meminjam uang dari orang lain.

''Dalam kebanyakan kasus, Anda akan menemukan orang-orang bepergian tidak memiliki cukup uang untuk memenuhi jumlah tagihan mereka. Jangan lupa pula untuk memiliki asuransi perjalanan, dimaksudkan untuk memastikan bahwa Anda tidak harus berurusan dengan biaya darurat seperti biaya yang timbul karena masalah medis,'' kata Nguyen Ngoc.
BERITA LAINNYA
  • Tokoh Tenar di Balik Saracen

    NASIONAL | 25 September 2017 22:43 WIBJakarta - Polisi meyakini ada tokoh tenar dan partai politik tertentu di balik kiprah Saracen, sindikat yang dituduh menyebarkan fitnah dan berita bohong lewat situs berita dan media
  • Trump Menyatakan Perang Dengan Korut

    INTERNASIONAL | 25 September 2017 22:31 WIBRi Yong-ho, Menteri Luar Negeri Korea Utara, membuat klaim mengejutkan di New York Dia mengatakan seluruh dunia harus 'ingat dengan jelas bahwa itu adalah AS' yang mengumumkan
  • Inilah Cara BEI Dorong Startup Melantai di Pasar Modal

    EKONOMI | 25 September 2017 20:31 WIBPT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong agar perusahaan-perusahaan rintisan (startup) bisa mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia. Untuk mendorong hal tersebut, BEI yang juga didukung
  • Film Ini Mewakili Indonesia di Ajang Oscar

    GAYA HIDUP | 25 September 2017 18:55 WIBSejak tahun 1984, setiap tahunnya Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) mengirimkan sebuah film di ajang Oscar. Kali ini, film Turah garapan Wicaksono Wisnu Legowo dipercaya bisa menjadi senjata