Presiden kirim 30 Ton Bantuan Untuk Pengungsi Rohingya di Bangladesh | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Rabu | 13 September 2017 | 10:43 WIB

INTERNASIONAL

Presiden kirim 30 Ton Bantuan Untuk Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Redy Budiman - FRONTROLL.COM
Presiden kirim 30 Ton Bantuan Untuk Pengungsi Rohingya di Bangladesh
FRONTROLL.COM,-

Presiden RI Joko Widodo pagi ini melepas keberangkatan empat pesawat Hercules yang membawa bantuan untuk pengungsi Rohingya, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu 13/9/2017. Empat pesawat Hercules yang dileps Presiden membawa berbagai macam bantuan yang diperlukan pengungsi Rohingya di Bangladesh.

Kedatangan Presiden di Halim disambut oleh  Menko PMK Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Setelah tiba Jokowi lansung meninjau satu persatu pesawat Hercules dan melihat proses masuk bantuan ke pesawat Hercules.

Presiden juga menyampaikan pidato yang menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan tahap perrtama untuk pengungsi Rohingya dan nanti ada bantuan kedua ketiga, total bantuan untuk tahap pertama yaitu 30 Ton.

Jokowi juga menyebutkan bantuan yang dikirim berupa beras, makanan siap saji, family kit, tangki air,tenda pengungsi, dan selimut karena ini yang di butuhkan mereka saaat ini.

BERITA LAINNYA
  • Tokoh Tenar di Balik Saracen

    NASIONAL | 25 September 2017 22:43 WIBJakarta - Polisi meyakini ada tokoh tenar dan partai politik tertentu di balik kiprah Saracen, sindikat yang dituduh menyebarkan fitnah dan berita bohong lewat situs berita dan media
  • Trump Menyatakan Perang Dengan Korut

    INTERNASIONAL | 25 September 2017 22:31 WIBRi Yong-ho, Menteri Luar Negeri Korea Utara, membuat klaim mengejutkan di New York Dia mengatakan seluruh dunia harus 'ingat dengan jelas bahwa itu adalah AS' yang mengumumkan
  • Inilah Cara BEI Dorong Startup Melantai di Pasar Modal

    EKONOMI | 25 September 2017 20:31 WIBPT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong agar perusahaan-perusahaan rintisan (startup) bisa mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia. Untuk mendorong hal tersebut, BEI yang juga didukung
  • Film Ini Mewakili Indonesia di Ajang Oscar

    GAYA HIDUP | 25 September 2017 18:55 WIBSejak tahun 1984, setiap tahunnya Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) mengirimkan sebuah film di ajang Oscar. Kali ini, film Turah garapan Wicaksono Wisnu Legowo dipercaya bisa menjadi senjata