Penjualan Tinggi, Investor Incar Kawasan Industri | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Senin | 07 Desember 2015 | 00:00 WIB

ADVETORIAL

Penjualan Tinggi, Investor Incar Kawasan Industri

Redaksi - FRONTROLL.COM
Penjualan Tinggi, Investor Incar Kawasan Industri
FRONTROLL.COM,-
Potensi dari kawasan industri terhadap perekonomian sangat besar. Ratusan investor dari berbagai negara datang untuk berinvestasi di kawasan ini. Dengan ditopang ekonomi dalam negeri yang kondusif, pengembang pun ramai-ramai mengembangkan kawasan industri. 

Perusahaan konsultan dan riset properti, PT Cushman & Wakefield mencatat, rata-rata harga lahan industri per kuartal III naik 29% menjadi Rp2,58 juta per m2. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan sepanjang 2014 sebesar 20,5%.

Director Research & Advisory Cushman & Wakefiled Indonesia Arief Rahardjo mengatakan tanpa penggerak permintaan, penjualan lahan industri diperkirakan masih akan lemah pada kuartal IV 2015.

"Permintaan diproyeksi membaik pada tahun depan. Pergerakan harga akan tergantung pada fluktuasi nilai tukar mata uang," jelasnya dalam laporan Pasar Kawasan Industri Q3 2015, beberapa waktu lalu.

Dalam laporan tersebut, penjualan lahan industri hingga kuartal III 2015 mencapai 315 hektare, lebih tinggi dari angka penjualan sepanjang 2014 sebesar 214 hektare. Adapun, penjualan sepanjang kuartal III 2015 saja tercatat 91 hektare.

Berdasar hal itu, Beberapa pengusaha kawasan Industri menyatakan, kenaikan harga lahan di kawasan industri memang tak bisa terelakkan. Apalagi, suplai lahan untuk kawasan industri saat juga kian terbatas. Khususnya, kawasan industri yang memiliki infrastruktur pendukung, seperti pasokan listrik, akses jalan dan pelabuhan, serta pergudangan.Ketersediaan infrastruktur ini pula yang ikut mengerek harga lahan. 

Salah satu lahan industri yang banyak dilirik investor adalah Millennium Industrial Estate. Lokasi kawasan industri dan pergudangan berada di Cikupa - Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Poyek milik BCP tersebut berdiri di atas tanah seluas 1.800 hektare. Millennium Industrial Estate  mengusung konsep green industri dan memperhatikan estetika serta kelestarian lingkungan sekitar.

Kawasan ini sendiri telah diproyeksikan untuk menjadi sebuah kawasan terpadu (integrated) yang pengembangannya akan membentuk sebuah kota industri pertama di Kabupaten Tangerang dengan pengembangan yang meliputi: kawasan industri, kavling pergudangan, ruko, perumahan komersil, rumah sakit, lapangan olahraga, sekolah internasional, area pengolahan limbah, air bersih dan pembangkit tenaga listrik serta sejumlah infrastruktur yang akan mendukung sektor perekonomian Cikupa - Tigaraksa.

Saat ini, di kawasan tersebut telah berdiri setidaknya empat sub-proyek pendukung Industrial Millennium Estate, yaitu ruko, pergudangan, lahan industri dan fasilitas pendukung kawasan.

Commercial building atau ruko yang dibangun di kawasan Millennium Industrial Estate memiliki 3 lantai dengan luas bangunan sebesar 5x20 meter persegi, kamar mandi yang sudah siap pakai dengan air bersih serta keamanan 24 jam yang didukung dengan kamera CCTV.

Area ini difungsikan khusus untuk memberikan pelayanan kepada mitra usaha PT BCP seperti kemudahan bertransaksi perbankan, pasar swalayan dan kantor pemasaran untuk mendapatkan segala informasi mengenai Millennium Industrial Estate.

Selanjutnya, pergudangan juga tersedia di kawasan ini untuk memenuhi kebutahan kegiatan industrial. Dengan tipe S-BIG dan M-BIG yang berukuran 12x24 meter persegi, gudang-gudang tersebut dibangun dengan sistem cluster, berlantai beton yang mampu mendukung kegiatan logistik, produksi dan kegiatan operasional industri.

Gudang-gudang tersebut juga telah siap pakai karena telah didukung dengan kamar mandi, air bersih, sistem portal di setiap pintu masuk, keamanan 24 jam, CCTV dan bebas banjir untuk memastikan kenyamanan dan menjamin keamanan komplek industri.

Sampai tahun2013 lalu, Millennium Industrial Estate telah dihuni perusahaan-perusahaan industri yang berasal dari Amerika Serikat, China, Jepang, Korea, Australia dan juga Indonesia.

Seluruh kawasan juga memiliki fasilitas infrastruktur pendukung yang dikhususkan untuk menunjang aktivitas industrial Millennium Industrial Estate, antara lain: pengolahan air bersih (WTP/ water treatment plan), jaringan pipa gas, gardu induk PLN, jaringan telepon, internet serta ruang terbuka hijau demi mencuptakan lingkungan industri yang asri.





BERITA LAINNYA