Andrew Darwis, CEO Kaskus: Gapai Lebih 8,5 Juta Member Kaskus di 2016 | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Rabu | 13 Juli 2016 12:09:04 WIB

WAWANCARA

Andrew Darwis, CEO Kaskus: Gapai Lebih 8,5 Juta Member Kaskus di 2016

Redaksi - FRONTROLL.COM
Andrew Darwis, CEO Kaskus:  Gapai Lebih 8,5 Juta Member Kaskus di 2016
FRONTROLL.COM,- “Untuk sampai di usia ke-17 tahun di 2016 ini memang bukan perjalanan yang mudah, banyak halangan yang harus dilewati. Saya sadar, semakin besar KASKUS maka kendala yang akan dihadapi pasti akan lebih banyak dan semakin kompleks.

Bagaimana Anda melihat perkembangan internet di Indonesia saat ini?

Perkembangan internet di Indonesia cukup pesat dan sudah semakin mudah diakses oleh masyarakat baik di kota besar maupun daerah. Melihat sekarang Kaskuser (sebutan bagi member KASKUS) saja tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Meskipun mungkin masih ada kendala pada kekuatan jaringan, tetapi adanya internet di Indonesia sudah membantu masyarakat untuk update informasi terbaru, bersilaturahmi hingga membuka peluang ekonomi masyarakat Indonesia.

Bagaimana Anda melihat perkembangan kaskus saat ini?

Tentunya senang sekali ya melihat perkembangan KASKUS selama 17 tahun ini ditambah dengan loyalitas dan antusiasme dari Kaskuser dan ragam komunitas yang terus aktif menggunakan KASKUS. Pada awalnya yang hanya forum saja terus kemudian berkembang dengan kehadiran Jual Beli dimana keduanya tidak hanya hadir di website tetapi masing-masing sudah memiliki aplikasi mobile-nya sendiri yang semakin mempermudah seller dan buyer. Perkembangan jual beli di KASKUS juga yang mendorong identitas baru kami sebagai social commerce platform  pertama dan terbesar di Indonesia yang menjadi pembeda dengan commerce lainnya, dimana kekuatannya ada di komunitas yang kami miliki. Dan hingga kini, jumlah member KASKUS telah mencapai lebih dari 8,5 juta member”


Bagaimana perkembangan bisnis online dewasa ini menurut Anda?

Bisnis online semakin berkembang sejalan dengan perkembangan internet di Indonesia yang semakin mudah diakses tidak hanya bagi masyarakat yang ada di kota besar, tetapi juga masyarakat di daerah. Saya memandang positif dan sangat mendukung pertumbuhan bisnis online ini karena bisa membantu perekonomian dan memberdayakan masyarakat Indonesia juga. Kehadiran Jual Beli di KASKUS juga salah satunya bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat untuk melakukan bisnis online.

Dengan hadirnya Sosmed yang bisa berperan sebagai media jualbeli online, apakah sebuah ancaman bagi Kaskus?
Kita tidak melihat penggunaan media sosial untuk jual beli online sebagai ancaman, karena setiap media yang digunakan memiliki kekuatan dan targetnya sendiri. Banyak juga dari Kaskuser yang buka lapak Jual Beli di KASKUS tetapi juga menggunakan media sosial sebagai pendukung jualannya.

Inovasi apa yang harus diperbaharui kaskus agar tetap bisa bersaing di era online saat ini?

Tentunya di era online dan mobile ini kita harus terus update dan explore teknologi ataupun inovasi terbaru yang sesuai dan bisa diterapkan untuk memberikan nilai lebih kepada KASKUS. Seperti belum lama ini, KASKUS merupakan salah satu early adopter partner dari Google di Indonesia yang mengaplikasikan fitur terbaru Accelerated Mobile Pages (AMP) dan Progressive Web Apps (PWA). Selain itu, untuk di Jual Beli sendiri, kami juga menyediakan fitur Brankas sebagai salah satu alat pembayaran, dimana Brankas merupakan rekening bersama official KASKUS.


Pernahkah kaskus mengendorse atau di endorse?
Sampai saat ini kami belum pernah mengendorse ataupun di endorse

Bagaimana dengan buzzer? Pernah kah menggunakan jasa ini awalnya.
KASKUS hadir di tahun 1999 dan tumbuh secara organik, awalnya digunakan oleh warga Indonesia yang merantau di luar negeri untuk mengetahui informasi dan perkembangan Indonesia hingga saat ini telah menjadi forum komunitas terbesar di Indonesia. Jadi dari awal tidak ada peran dari buzzer karena memang pada saat itu juga belum ada dan KASKUS bertumbuh memang didukung dengan adanya engagement antar sesama Kaskuser maupun dengan komunitas dalam membahas isu-isu terupdate maupun jual beli.

Bagaimana dengan promo di twitter. Aktifkah memanfaatkan layan sosmes utk promosi?
Dengan perkembangan internet dan media sosial saat ini, tentunya KASKUS juga memanfaatkannya dalam memaksimalkan informasi maupun promosi atas KASKUS. Penggunaan media sosial ini juga disesuaikan dengan karakter dari para Kaskuser sendiri, kita melihat media sosial apa saja yang paling pas dan digunakan oleh mereka. Saat ini kita memanfaatkan penggunaan Facebook, Twitter dan Instagram.

Harapan terhadap perkembangan kaskus?

Semoga KASKUS tetap menjadi pilihan bagi Kaskuser untuk membahas isu-isu paling update, berinteraksi dan berkarya dengan komunitas maupun melakukan Jual Beli. Tentunya kami juga sangat terbuka dan mengharapkan masukan dari Kaskuser sehingga kami bisa terus memberikan yang terbaik bagi Kaskuser sesuai dengan komitmen kami.

BERITA LAINNYA
close