Find and Follow Us

| : WIB
[Foto : Istimewa/Frontroll]

FRONTROLL.COM, Bicara mengenai hubungan seksual, orgasme wanita selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Banyak wanita yang sulit mencapai puncak di atas ranjang. Padahal sebenarnya wanita memiliki dua jenis orgasme, yaitu klitoral dan vaginal.

Orgasme klitoral terjadi ketika bagian klitoris menerima stimulasi atau rangsangan. Sedangkan orgasme vaginal bisa dicapai dengan menstimulasi G-spot, yang letaknya hampir 4 sentimeter di dalam vagina, di dinding bagian atas. Ketika wanita bergairah, G-spot akan terasa seperti spons.

Nah, orgasme vaginal ini bisa membuat wanita squirting. Sebutan tersebut diberikan pada kondisi di mana wanita mengalami ejakulasi dan mengeluarkan banyak cairan melalui saluran paraurethral yang berada di dekat lubang vagina.

Saat squirting, wanita akan menyemprotkan cairan tersebut ke atas dengan deras.

Cairan yang dikeluarkan biasanya berwarna jernih dan bukan berasal dari kandung kemih, melainkan dari kelenjar Skene's. Kelenjar ini sangat mirip dengan prostat pria dan cairan yang diproduksinya pun mirip dengan cairan prostatik pria. Demikian dilansir dari laman Your Tango.

Kelenjar Skene's berada di atas G-spot wanita. Ketika G-spot distimulasi, kelenjar tersebut akan membesar dan menekan G-spot, membuatnya semakin sensitif dan membuat wanita semakin merasa bergairah.

Perlu diketahui bahwa kelenjar Skene's bentuknya seperti spons, sehingga semakin Anda bergairah, maka ia semakin menyerap banyak cairan.

Banyak wanita yang merasa takut untuk squirting karena rasanya persis seperti ingin buang air kecil. Namun, menurut para peneliti, cairan yang keluar saat wanita squirting bukanlah air seni. Setidaknya bukan hanya air seni.

Kelenjar Skene's terletak dekat dengan kandung kemih sehingga saat wanita bergairah, kelenjar Skene's mereka membesar dan menekan kandung kemih. Itulah mengapa wanita merasa seperti ingin buang air kecil saat akan mengalami squirting.

Lebih lanjut, ketika wanita squirting, cairan dari kelenjar Skene's mengalir dengan deras melewati urethra. Ini adalah saluran yang sama yang membawa keluar air seni. Jadi seringkali ada sekian jumlah air seni yang terbawa keluar saat wanita mengalami squirting.

Tag :

0 Komentar