Find and Follow Us

| : WIB
[Foto : Istimewa/Frontroll]

FRONTROLL.COM, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah mengawali perdagangan akhir pekan.

Pada perdagangan Jumat (19/5), IHSG dibuka turun 1,914 poin (0,03 persen) ke 5.643,537. Hingga pukul 9.10 waktu JATS, IHSG bergerak turun 7,632 poin (0,14 persen) ke 5.638,037. Delapan dari 10 indeks sektoral melemah. Pelemahan tertinggi terjadi di sektor keuangan sebesar 0,50 persen.

Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS pagi ini dibuka di Rp 13.353. Dolar AS terus naik dan menyentuh level tertingginya di Rp 13.415.

Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:

- Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 38,09 poin (0,19 persen) ke 19.515,77

- Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 1,81 poin (0,01 persen) ke 25.134,71

- Indeks SSE Composite di China turun 10,69 poin (0,34 persen) ke 3.093,75

- Indeks Straits Times di Singapura turun 1,40 poin (0,05 persen) ke 3.220,21

Binaartha Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, tetapnya suku bunga acuan BI tampaknya telah diantisipasi pasar sehingga tidak banyak berpengaruh, terlihat dari pergerakan saham-saham perbankan yang variatif.

Asing mencatatkan nett buy Rp 393,74 miliar dari sebelumnya nett sell Rp 205,36 miliar.

IHSG Hari Ini

Kemarin, IHSG ditutup menguat 0,53 persen di level 5.645,451. Hari ini, IHSG akan berpeluang menuju ke level resistance di area 5.668 dan 5.691.

Mulai adanya kenaikan memperlihatkan upaya IHSG untuk bertahan dan memberikan perlawanannya di tengah pelemahan sejumlah bursa saham global.

Secara tren memang masih harus kembali diuji seiring masih dalam tren pelemahan. Akan tetapi, dengan adanya penguatan, maka laju IHSG memiliki peluang dan potensi untuk kembali melanjutkan kenaikannnya.

Namun demikian, keduanya tentu haruslah didukung oleh sentimen positif yang ada terutama dari meningkatnya volume beli pelaku pasar. Pelaku pasar diharapkan dapat lebih selektif. Oleh karena itu, tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat mengubah arah laju IHSG.

Tag :

0 Komentar