Iran Gelar Pemilu Presiden | FRONTROLL.COM
FRONTROLL.COM
Jumat | 19 Mei 2017 11:50:45 WIB

INTERNASIONAL

Iran Gelar Pemilu Presiden

Rusdi Afrizal - FRONTROLL.COM
Iran Gelar Pemilu Presiden
FRONTROLL.COM,- Rakyat Iran mulai menyalurkan hak suaranya Jumat pagi ini demi memilih presiden mereka untuk periode lima tahun berikutnya.

Rakyat Iran berduyun-duyun mendatangi tempat pemungutan suara setelah rangkaian kampanye dan debat yang sengit, terutama antara dua calon presiden utama negara itu.

Kedua calon utama itu adalah petahana Presiden Hassan Rouhani dan tokoh yang digambarkan media Barat sebagai ulama garis keras, Ebrahim Raisi.

"Semua orang harus memilih pada Pemilu yang penting ini, salurkanlah suara sedini mungkin," kata Pemimpin Spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei setelah dia sendiri menyalurkan hak suaranya di sebuah TPS.
BERITA LAINNYA
  • Kisah Sukses Tirto Utomo Bapak Minuman Kemasan AQUA

    SOSOK / TOKOH | 22 Agustus 2017 07:34 WIBSebuah ruangan yang terdiri dari tiga lemari kayu, terpajang rapi berbagai produksi Aqua. Sebuah meja rapat bundar berukuran kecil dan meja kerja mengisi ruangan tersebut. Dari ruangan itulah Tirto
  • Hasil Premier League dan LaLiga, Selasa 22 Agustus 2017

    INTERNASIONAL | 22 Agustus 2017 06:53 WIBSejumlah laga sengit dalam lanjutan liga domestik Eropa berlangsung dinihari tadi, Selasa 22 Agustus 2017. Di ajang Premier League dan LaLiga. Di ajang Premier League, Manchester City diimbangi
  • Siman Sudartawa Pecahkan Rekor SEA Games dan Empat Rekornas

    INTERNASIONAL | 22 Agustus 2017 06:47 WIBKUALA LUMPUR - Cabang renang berhasil menyumbang 1 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu di hari pertama cabang renang SEA Games 2017 yang berlangsung di National Aquatic Centre, Bukit Jalil, Malaysia,
  • Manchester City Siap Tebus Messi, Apa Kata Barcelona?

    INTERNASIONAL | 22 Agustus 2017 06:22 WIBJakarta - Barcelona, yang baru kehilangan Neymar, yakin bahwa Lionel Messi akan segera menandatangani perpanjangan kontrak. Hal itu disampaikan di tengah sorotan, menyusul pernyataan mantan presiden
close