FRONTROLL.COM
Selasa | 05 September 2017 12:59:20 WIB

PARIWISATA

Jika Tersesat, Inilah Yang Harus Dilakukan untuk Bertahan Hidup di Gunung

Rusdi Afrizal - frontroll.co.id
Jika Tersesat, Inilah Yang Harus Dilakukan untuk Bertahan Hidup di Gunung
frontroll.co.id,- Media sosial membuat kegiatan mendaki gunung saat ini semakin menarik untuk kalangan anak muda, apalagi mereka yang suka upload sedang berada di puncak gunung.

Namun tahukah kamu mendaki gunung itu ternyata banyak rintangannya, seperti saat tersesat di gunung atau ketinggalan rombongan sampai hilang. Hal tersebut membuat kita harus mengetahui cara bertahan hidup dengan mengandalkan diri sendiri dengan persediaan barang bawaan, dan alam.

Frontroll telah merangkum hal yang harus dilakukan untuk bertahan hidup di gunung. Berikut rangkumannya.

Jangan panik

Hal ini menjadi yang utama saat Anda mulai tersesat. Jangan panik dan tetaplah fokus pada jalan di depan Anda. Jika Anda panik dengan teriak-teriak atau hanya menangis di tempat, maka hal itu tidak akan menghasilkan apa pun.

Saat Anda tersesat dan harus bertahan hidup, tenangkan diri, ambil nafas yang panjang dan kuatkan mental Anda. Memang, situasi saat bertahan hidup sangat mencekam dan bahkan mengerikan. Tapi, Anda sangat butuh pikiran tenang dan hadapi dengan pikiran yang positif.

Pelajari lingkungan sekitar


Mempelajari lingkungan sekitar juga tidak kalah pentingnya saat bertahan hidup di gunung. Carilah perbukitan atau area terbuka agar dapat melihat tanda-tanda alam seperti bukit, gunung atau tebing yang Anda kenali sebagai orientasi arah. Lembah biasanya berarti ada aliran sungai, Anda bisa mencari air untuk minum.

Saat bermalam, tidurlah di tempat yang lebih tinggi untuk menghindarkan diri dari binatang buas. Jangan tidur di tepi sungai, karena hewan liar kerap kali turun minum pada malam hari.

Cek barang bawaan

Lihat kembali barang-barang bawaan Anda, seperti makanan dan minuman, senter, jaket, hingga telepon seluler. Anda harus bisa menggunakan barang bawaan tersebut secara benar dan tepat.

Berpikirlah lebih kreatif dan teliti dalam menggunakan barang-barang Anda untuk bertahan hidup. Anda bisa menggunakan jaket untuk alas tidur, botol minum bekas untuk menampung air hujan dan mengambil air sungai untuk diminum.

Coba berkomunikasi


Ponsel menjadi barang utama yang harus Anda perhatikan. Begitu Anda hilang atau tersesat, segera cek sinyal ponsel dan baterai. Kalau ada sinyal, segera beritahu rekan-rekan atau pihak lain yang bisa mencari pertolongan. Gunakan telepon seperlunya, hemat baterai ponsel untuk keperluan menelepon yang sangat penting.

Jika ponsel sudah tidak bisa digunakan, Anda bisa mencoba memberi tanda dengan membuat asap dari ranting kayu dan daun kering. Carilah tempat yang agak terbuka agar asap yang Anda buat bisa membumbung tinggi.

Tinggalkan jejak

Saat bertahan hidup di gunung, Anda harus terus berjalan untuk mancari jalan keluar atau bertemu dengan pendaki lain. Oleh karena itu, tinggalkanlah jejak Anda saat mencari jalan keluar.

Meninggalkan jejak bisa dengan cara menyobek baju dan mengikatkannya di ranting-ranting pohon, mengikat slayer di pohon, atau meninggalkan benda-benda Anda seperti baju atau celana yang dapat dikenali oleh teman Anda yang melakukan pencarian atau tim SAR. Jika Anda membawa pulpen atau spidol, tulis nama Anda pada benda-benda yang akan ditinggalkan sebagai jejak.

Hemat baterai dan makanan

Pencahayaan dan makanan menjadi hal yang penting untuk terus menjaga stamina dan keamanan Anda. Hematlah dalam mengkonsumsi bekal makanan! Anda tentu dapat menerka kapan makanan Anda akan habis, oleh sebab itu pikirkan dengan teliti dan bertahanlah walau lapar. Untuk makanan dari alam liar, jangan makan daun dan buah yang berwarna cerah atau berbulu karena biasanya beracun. Buah yang dimakan monyet, biasanya juga bisa Anda makan.

Selain itu, pencahayaan dalam malam hari akan menjaga faktor keselamatan Anda. Nyalakan senter Anda saat hari sudah malam dan matikan saat Anda sedang tidur.

6 Hal tersebut sangat berpengaruh saat Anda bertahan hidup di gunung jika tersesat. Satu hal penting yaitu tetaplah berpikir positif dan jangan pernah menyerah untuk menemukan jalan keluar.
BERITA LAINNYA