FRONTROLL.COM
Kamis | 02 November 2017 15:46:40 WIB

Nasional

Televisi Digital Indonesia,Terlambat atau Diperlambat?

Redaksi - frontroll.co.id
Televisi Digital Indonesia,Terlambat atau Diperlambat?
frontroll.co.id,-

ASUKA Digital Indonesia ( ATSDI ) turut menggetarkan meja BALEG mengenai pengesahan RUU Penyiaran Televisi Digital di Indonesia mengenai situasi yang menjadi hambatan sampai ke bawah lapisan masyarakat dikarenakan pengesahan RUU penyiaran di DPR-RI dan BALEG yang tidak kunjung usai.

Ditenga kebelumpastian ini,banyak pihak pun jadi saling menunggu dan menjadi terhambat. Terhambat baik dari sisi sosialisasi  pengedukasian kepada masyarakat, pengembangan usaha kepada pengusaha dalam negeri, maupun industri-industri sekitar yang terkena dampak domino -effect,dan masih banyak faktor lainya yang dibahas mendalam dikegiatan acara talkshow kali ini yang diselenggarakan oleh Asuka Digital Car TV Indonesia.

Kegiatan acara ini dilakukan untuk satu misi dari semua pihak,yaitu menunjukkan bahwa indonesia satu suara menyuarakan dukungan dan mendorong kemajuan bangsa ini untuk bermigrasi segera dari televisi analog ke digital.Banyak pihak pun sebelum RUU disahkan,mereka telah mempersiapkan langkah yang akan dilakukan apabila meja hijau telah berbicara dan payung hukum ditetapkan.

Pembahasan pertama yang diangkat adalah mengenai keterlambatan bangsa indonesia mengenai pengembangan dan penyebaran televisi digital sampai daerah.Ini seharusnya bisa digolongkan menjadi isu yang serius bagi pihak pemerintah,karena lebih dari 120 negara telah berhasil melakukan Analog Switch Off,( ASO )dan berhasil dinegaranya menjadi lebih maju dibidang teknologi pertelevisiannya.Pokok masalah ini sudah menjalani proses sampai sekitar 10 tahun dan tak kunjung selesai sampai saat ini.

Sebenarnya,apakah yang menjadi hambatan selama ini?Itulah yang akan dikupas dalam pembahasan di talkshow kali ini.

Selanjutnya,sampai selama ini digitalisasi penyiaran di indonesia belum banyak diketahui umum.

Salah satunya karena kurangnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.Sebagai contoh,Banyak kali Asuka Car TV,TV digital mobil terkemuka Indonesia,mengadakan pameran resmi di acara yang terselenggara di Ibukota,pengunjung yang datang masih menanyakan pertanyaan seputar perbedaan antara televisi digital dan analog serta keunggulan bila mereka menggunakan digital.

Kemana sajakah pemerintahan dalam kurun waktu 10 tahun dibelakang dan apakah yang telah dilakukan sampai saat ini?

Tentu dari semua itu ada keuntungan dan kerugian yang dihadapi oleh berbagai pihak,Dikegiatan acara kali ini,Bapak Erik Limanto berdiri mewakili pelaku-pelaku usaha di indonesia,khususnya diindustri hiburan otomotif yang dimana juga terpengaruh kedalam isu ini.Dampak menurun atau meningkatnya usaha bagi pelaku bisnis disini juga adalah pengaruh dari hasil keputusan hukum nantinya.
Bagaimana sikap dari pihak pelaku bisnis menghadapi persoalan ini?Pengaruh-pengaruh ini juga tak luput dibahas di dalam sesi talkshow ini.

Dapat disinpulkan bahwa kegiatan acara ini dilakukan dengan misi untuk membantu mengedukasi masyarakat luas dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya digital serta keuntungan dari migrasi pertelevisian ini;serta menggaungkan kebutuhan digitalisasi TV Indonesia yang sudah sangat mendesak,supaya mendapat perhatian khusus dari pemerintah maupun masyarakat.

BERITA LAINNYA